Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe untuk periode 2025–2029
23 December 2025 Admin

Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe untuk periode 2025–2029

Berikut adalah ringkasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe untuk periode 2025–2029:

1. Filosofi dan Visi Pembangunan

Rencana pembangunan ini didasarkan pada filosofi “Membangun Desa, Menata Kota”. Filosofi ini menekankan penguatan struktur sosial-ekonomi di pedesaan sebagai basis kehidupan, sembari menata perkotaan sebagai pusat pelayanan dan pertumbuhan.

Visi: “KONAWE YANG BERDAYA SAING, SEJAHTERA, ADIL DAN BERKELANJUTAN”,.

Misi Utama (6 Misi):

  1. SDM Unggul: Meningkatkan kualitas SDM melalui pemerataan akses pendidikan dan layanan kesehatan berkualitas.
  2. Ekonomi Berdaya Saing: Mengembangkan potensi lokal dan inovasi teknologi (pertanian/industri).
  3. Tata Kelola Pemerintahan: Mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan partisipatif.
  4. Sosial Budaya: Memperkuat ketahanan sosial budaya dan kerukunan umat beragama.
  5. Lingkungan Hidup: Menerapkan pembangunan berkelanjutan.
  6. Infrastruktur Merata: Pemerataan infrastruktur antara desa dan kota untuk mengurangi kesenjangan.

2. Isu Strategis dan Tantangan

Pembangunan 5 tahun ke depan difokuskan untuk mengatasi masalah utama:

  • Kualitas SDM: Masih rendahnya rata-rata lama sekolah, tingginya stunting, dan kematian ibu/bayi,.
  • Kesejahteraan: Angka kemiskinan dan pengangguran yang masih menjadi tantangan di tengah pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
  • Ketimpangan Ekonomi: Ketergantungan tinggi pada sektor pertambangan/industri nikel, sementara sektor pertanian perlu hilirisasi.
  • Infrastruktur: Kondisi jalan rusak, akses air bersih belum merata, dan adanya kawasan kumuh.
  • Lingkungan: Risiko bencana tinggi (banjir/longsor) dan emisi gas rumah kaca yang tinggi akibat deforestasi.

3. Strategi Pengembangan Wilayah (Klasterisasi)

Konawe membagi wilayahnya menjadi 3 klaster pengembangan utama untuk mengoptimalkan potensi,:

  1. Klaster Industri, Penyangga Perkotaan & Pariwisata: (Kec. Morosi, Bondoala, Soropia, dll). Fokus pada kawasan industri nikel, pelabuhan, logistik, dan wisata bahari.
  2. Klaster Perkotaan & Hilirisasi Pertanian-Perkebunan: (Kec. Unaaha, Wawotobi, Lambuya, dll). Fokus pada pusat administrasi, lumbung pangan (padi/jagung), dan agropolitan.
  3. Klaster Pertambangan & Kawasan Lindung: (Kec. Routa, Puriala). Fokus pada pertambangan berkelanjutan dan konservasi hutan/lingkungan.

4. Tahapan Pembangunan (Milestone)

Pembangunan dilaksanakan secara bertahap dengan fokus tahunan:

  • 2026: Fokus pada SDM (Pendidikan dan Kesehatan).
  • 2027: Fokus pada Ekonomi (Potensi lokal dan inovasi teknologi).
  • 2028: Fokus pada Tata Kelola Pemerintahan dan Sosial Budaya.
  • 2029: Fokus pada Lingkungan Hidup dan Pemerataan Infrastruktur.
  • 2030: Perwujudan Visi Konawe yang Berdaya Saing dan Sejahtera.

5. Program Prioritas Unggulan

Beberapa program kunci yang dicanangkan meliputi:

  • Ekonomi & Pangan: Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan "Merah Putih", hilirisasi produk pertanian, dan pengendalian inflasi,.
  • Kesehatan: Layanan persalinan gratis, "jemput bola" layanan kesehatan (mobile), dan penurunan stunting.
  • Pendidikan: Pemberian beasiswa (Konawe Cerdas), seragam gratis, dan revitalisasi sarana sekolah.
  • Infrastruktur: Pembangunan jalan usaha tani, SPAM regional (air bersih), dan dukungan program 3 juta rumah.
  • Digitalisasi: Penerapan Smart Konawe dan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik).

6. Strategi Pendanaan

Untuk membiayai rencana ini, Konawe tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga mengoptimalkan:

  • Dana Transfer Pusat (DAU, DAK).
  • Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek besar seperti pelabuhan dan air bersih.
  • Dana CSR perusahaan tambang/industri untuk vokasi dan pemberdayaan masyarakat.
  • Optimalisasi PAD melalui transformasi BUMD menjadi Perseroda yang profesional,.
Bagikan Berita Ini: